Selasa, 24 Maret 2009

Hidup dipenuhi Roh Kudus

Setiap hari boleh menjadi suatu pengalaman yang seronok dan penuh kebahagiaan bagi orang Kristian yang telah mengalami realiti hidup yang dipenuhi oleh Roh Kudus dan yang mahu hidup terus-menerus di bawah pimpinan anugerah-Nya.

lkitab menyatakan kepada kita bahawa ada tiga jenis manusia, iaitu:

1. Orang Duniawi (orang yang belum menerima Kristus)
"Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal daripada Roh Kudus, kerana hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani."
I Korintus 2:14

Orang Duniawi Orang yang dikuasai oleh diri sendiri
bulletSi Aku bertakhta dalam hidup
bulletKristus di luar hidup seseorang
bulletSemua keinginan dikuasai oleh diri sendiri, berakhir dengan kekacauan dan kekecewaan


2. Orang Kristian Rohani (orang yang telah menerima Kristus dan yang mahu dipimpin oleh Roh Kudus)
"Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain." I Korintus 2:15

Orang Kristian Rohani Orang yang dikuasai oleh Kristus
bulletKristus bertakhta dalam hidup
bulletSi Aku turun dari takhta dan menyerah kepada Kristus
bulletSemua keinginan dikuasai oleh Tuhan dan menghasilkan keserasian sesuai dengan rancangan Tuhan

3. Orang Kristian Duniawi (orang yang telah menerima Kristus, tetapi hidup dalam kekalahan kerana bersandar kepada kekuatannya sendiri untuk menjalani hidup sebagai seorang Kristian)

"Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat bercakap dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi yang belum dewasa dalam Kristus. Susulah yang kuberikan kepadamu bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Kerana kamu masih manusia duniwi. Sebab jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan bahawa kamu manusia duniawi dan bahawa kamu hidup secara duniawi juga?" 1 Korintus 3:1-3

Orang Kristian Duniawi Orang yang dikuasai oleh diri sendiri
bulletSi Aku bertakhta dalam hidup
bulletKristus turun takhta
bulletSemua keinginan dikuasai diri sendiri berakhir dengan kekacauan dan putus asa

Yang manakah di antara ketiga-tiga jenis manusia itu menggambarkan hidup anda? Apakah anda ingin menjadi seorang Kristian rohani yang dipenuhi dan dikuasai oleh Roh Kudus sekarang juga?

Berikut ini ada 4 kebenaran dasar yang boleh membantu anda menjadi seorang Kristian rohani yang dipenuhi dan dikuasai oleh Roh Kudus.

1 Tuhan telah menyediakan bagi kita kehidupan Kristian yang berkelimpahan dan yang penuh dengan buah-buah yang baik
bullet

Yesus berkata: "Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." Yohanes 10:10

bullet

Akulah pokok anggur dan kamulah cabang-cabangnya. Barangsiapa yang tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab tanpa Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." Yohanes 15:5

bullet

"Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai-sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu." Galatia 5:22,23

bullet

"Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke hujung bumi." Kisah Para Rasul 1:8

Orang Kristian Rohani
Berikut adalah beberapa ciri rohani yang dihasilkan akibat mempercayai pada Tuhan.

Hidupnya dikuasai oleh Kristus
Rajin bersaksi tentang Kristus
Kehidupan doa yang efektif
Memahami firman Tuhan
Percaya kepada Tuhan
Taat kepada Allah

Kasih
Sukacita
Damai-sejahtera
Kesabaran
Kemurahan
Kebaikan
Kesetiaan
Kelemah-lembutan
Penguasaan diri


Banyak mana ciri-ciri ini tertonjol bergantung kepada banyak mana seseorang Kristian itu menyerah kepada Tuhan dan kepada kematangan Kristiannya. Seseorang yang baru mulai memahami pelayanan Roh Kudud tidak harus berasa kecewa jika dia tidak berbuah seperti orang Kristian yang lebih matang yang telah lama mengenal dan mempraktikkan kebenaran ini.

Apakah sebabnya kebanyakan orang Kristian tidak memiliki hidup yang berkelimpahan dan penuh kebahagiaan itu? Sebab ...

2 Orang Kristian duniawi tidak dapat mengalami hidup yang berkelimpahan dan penuh dengan buah-buah yang baik itu.

Orang Kristian yang bertabiat duniawi itu bersandar kepada kekuatan peribadi
untuk hidup sebagai orang Kristian:

  1. Ia lupa atau tidak tahu tentang kasih, kuasa dan pengampunan Tuhan.
    (Roma 5:8-10; Ibrani 10:1-25; 1 Yohanes 1:9; 2 Petrus 1:9; Kisah Para Rasul 1:8)

  2. Ia hidup dalam kehidupan rohani yang maju-mundur.

  3. Ia sukar memahami dirinya sendiri -- ingin berbuat yang benar, tetapi tidak mampu.

  4. Ia gagal memanfaatkan kuasa Roh Kudus untuk hidup sebagai seorang Kristian.
    (1 Korintus 3:1-3; Roma 7:15-24; 8:7; Galatia 5:16-18).


Orang Kristian Duniawi
Berikut adalah beberapa ciri yang mungkin dimiliki oleh orang Kristian yang tidak meletakkan kepercayaan penuh kepada Tuhan.

Tidak tahu tentang warisan rohaninya
Tidak percaya
Tidak taat kepada Tuhan
Kehilangan kasih kepada Tuhan dan orang lain
Jarang berdoa
Tiada keinginan untuk menelaah Alkitab
Sifat legalistik
Memikirkan hal-hal yang kotor
Cemburu
Cemas dan bimbang
Suka mengkritik
Kecewa
Mudah putus asa
Ketidaktentuan

Orang Kristian yang memiliki ciri-ciri sedemikian itu hendaknya mengerti bahwa ia mungkin belum menjadi orang Kristian yang sungguh-sungguh dan menyedari apa yang dikatakan di dalam 1 Yohanes 2:3; 3:6,9; Efesus 5:5. Klik di sini untuk menemukan bagaimana anda boleh yakin bahawa anda seorang Kristian.

Kebenaran dasar yang ketiga memberikan kita jalan keluar dari persoalan ini...

3 Tuhan Yesus telah menjanjikan kehidupan yang berkelimpahan dan yang penuh dengan buah-buah yang baik itu sebagai hasil daripada hidup yang dipenuhi oleh Roh Kudus.

Kehidupan yang dipenuhi oleh Roh Kudus adalah kehidupan yang dipimpin dan dikuasai oleh Kristus, di mana Kristus hidup di dalam dan melalui hidup seseorang dengan kuasa Roh Kudus.(Yohanes 15).

bullet

Seseorang menjadi orang Kristian oleh sebab pekerjaan Roh Kudus, sesuai dengan Yohanes 3:1-8. Sejak detik kelahirannya secara rohani, orang itu telah didiami oleh Roh Kudus setiap masa. (Yohanes 1:12; Kolose 2:9, 10; Yohanes 14:16, 17). Akan tetapi meskipun semua orang Kristian telah didiami oleh Roh Kudus, namun bukan semua orang Kristian dipenuhi (dipimpin dan dikuasai) oleh Roh Kudus.

bullet

Roh Kudus adalah sumber kehidupan yang berkelimpahan itu (Yohanes 7:37-39).

bullet

Roh Kudus datang untuk mempermuliakan Kristus (Yohanes 16:1-15). Apabila seseorang itu dipenuhi oleh Roh Kudus, dia adalah murid Kristus yang sejati.

bullet

Di dalam pesan-Nya yang terakhir sebelum kenaikan-Nya ke syurga, Kristus menjanjikan kuasa Roh Kudus untuk membolehkan kita menjadi saksi-saksi-Nya (Kisah Para Rasul 1:1-9).

Kalau begitu bagaimanakah seseorang dapat dipenuhi oleh Roh Kudus?

4

Kita dipenuhi oleh Roh Kudus dengan iman; hanya dengan iman kita dapat hidup dalam kelimpahan dan mengeluarkan buah-buah yang baik, sebagaimana telah dijanjikan oleh Kristus bagi setiap orang Kristian.

Anda boleh dipenuhi oleh Roh Kudus sekarang juga, jika anda:

bullet

Benar-benar rindu untuk dipimpin dan dikuasai oleh Roh Kudus.
(Matius 5:6; Yohanes 7:37-39)

bullet

Mengakui segala dosa-dosamu.
Dengan iman, bersyukurlah kepada Tuhan kerana anda telah memiliki pengampunan dosa -- baik yang dilakukan dahulu, sekarang, mahupun pada masa yang akan datang, kerana Kristus telah menyelesaikannya di atas salib.
(Kolose 2:13-15; I Yohanes 1; 2:1-3; Ibrani 10:1-17).

bullet

Menyerahkan semua segi kehidupan kepada Tuhan
(Roma 12:1, 2).

bullet

Dengan iman mintalah supaya anda dipenuhi oleh Roh Kudus. Ingatlah kedua-dua hal berikut:

1. Perintah-Nya:
Hendaklah kamu dipenuhi oleh Roh Kudus
"Janganlah kamu mabuk oleh anggur kerana anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh."
(Efesus 5:18)

2. Janji-Nya:
Tuhan mengabulkan doa kita apabila kita berdoa sesuai dengan kehendak-Nya.
"Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, iaitu bahawa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jika kita tahu bahawa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya."
(I Yohanes 5:14-15)

Iman dapat dinyatakan melalui doa ......


Senin, 16 Maret 2009

7 Hadiah Yang Terbaik

Lukas 6:30-36 - Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu.
Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian. Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati."
Jika kita mengasihi seseorang, kita pasti rindu untuk menyenangkan dan membuat orang itu tersenyum. Salah satu cara untuk membuatnya senang dan tersenyum adalah dengan memberikan sebuah hadiah yang menarik baginya.
Dibawah ini ada 7 contoh hadiah terbaik yang bisa kita kemas untuk diberikan kepada diri kita sendiri dan mereka yang kita kasihi.
1. Hadiah terbaik pertama adalah untuk diri kita sendiri, berupa tindakan yang mengasihi diri sendiri. Seorang yang mengasihi dirinya akan membuang rasa minder, sombong dan mengasihi diri sendiri. Ia juga akan menjauhkan diri dari perbuatan2 tercela yang akan menumpulkan hati nuraninya. Orang yang mengasihi dirinya akan menjauhkan tubuhnya dari minuman keras, obat-obatan terlarang, judi dan memberi istirahat yang cukup bagi tubuhnya.
2. Hadiah kedua ditujukan kepada ayah, yaitu berupa rasa hormat. Ketika kita menyendengkan telinga kepada nasihat dan peringatan ayah, itu menjadi hadiah terbaik bagi ayah yang kita kasihi. Para ayah merasa bahwa mereka dihormati tatkala anak-anaknya mendengarkan petunjuk-petunjuk hidup yang diajarkannya. (Ams 4:4 - Aku diajari ayahku, katanya kepadaku: "Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku , maka engkau akan hidup).
3. Hadiah ketiga ditujukan kepada ibu, yaitu berupa perilaku yang membuatnya bangga. Apakah yang membuat ibu bangga? Jika kita memelihara budi pekerti, belajar bertekun, menjadi berkat bagi sesama, itulah yang akan membuat ibu kita bangga. Ibu kita akan bangga dan bersukacita manakala orang lain mengatakan kepadanya bahwa ia adalah ibu yang berbahagia karena memiliki anak yang saleh, berbakti dan berprestasi. (Ams 23:25 - Biarlah ayahmu dan ibumu bersukacita, biarlah beria-ria dia yang melahirkan engkau).
4. Hadiah keempat ditujukan kepada anak, yaitu berupa teladan. Ishak adalah contoh anak yang bertumbuh dengan baik karena ia melihat teladan hidup Abraham, ayahnya. Belajarlah menjadi bapa yang rendah hati, bertutur kata manis, bertingkah laku baik, mengasihi ibu mereka dan setia menjaga kekudusan hidup rumah tangga. Semua itu merupakan hadiah yang indah dan terbaik bagi anak-anak Anda.
5. Hadiah kelima ditujukan kepada sahabat, yaitu berupa kepercayaan. Yang dibutuhkan oleh seseorang dalam segala keadaan adalah seorang sahabat yang bisa dipercaya untuk menjadi tempat curahan hatinya. Ketika kita memberi kepastian kepada orang yang kita kasihi bahwa kita bisa dipercaya, itu merupakan hadiah yang istimewa dari seorang sahabat. (Ams 17:17 - Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran).
6. Hadiah keenam ditujukan kepada semua relasi kita, yaitu berupa kasih yang tulus. Hubungan yang kita bangun kepada semua orang seharusnya didasari oleh kasih yang tulus. Jika kita ingin dikasihi oleh relasi kita dengan tulus, maka kitalah yang pertama kali mengasihi mereka dengan tulus. "Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka." (Luk 6:31).
7. Hadiah ketujuh ditujukan kepada musuh, yaitu berupa doa dan pengampunan. Tuhan Yesus memberikan hadiah terindah berupa doa dan pengampunan bagi orang-orang yang menyalibkanNya (Luk 23:43a - Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.") Apakah Anda mau meneladani Yesus untuk memberikan hadiah berupa doa dan pengampunan kepada orang yang menekan dan menyakiti hati Anda?
KATA-KATA BIJAK: Memberi "hadiah" kepada sesama akan membuat hidup lebih berarti dan bahagia.

Kenapa Saya Butuh Yesus

Oleh: St. Tulus Pasaribu
Renungan ini saya tulis sebagai refleksi atau evaluasi diri kita menjelang Paskah dengan harapan akan menambah pemahaman kita akan diri kita sendiri dan memahami apa yang Yesus lakukan bagi kita.

Renungan ini dimulai dengan kata tanya “kenapa ?” dengan harapan kita akan menemukan alasannya.

Pernah membaca peringatan tentang merokok yang ada dibagian belangkang bungkus rokok ? jika pernah tentu kita mengerti bahwa peringatan itu dibuat untuk memperingatkan si perokok tentang akibat yang akan dialaminya jika merokok, dengan harapan si perokok pada akhirnya berhenti merokok. Tetapi kenapa setelah membaca peringatan itu dan mengerti akibatnya jika merokok, tetapi si perokok tidak juga berhenti merokok ? Apakah karena adanya zat tertentu di rokok yang membuat seseorang jadi kecanduan sehingga sulit berhenti dari kebiasaannya merokok ? jawabannya BUKAN

Kita sering membaca surat kabar atau melihat melalui televisi ada banyak orang meninggal dunia karena over dosis atau penggunaan narkoba. Tetapi pernahkah kita bertanya Kenapa tetap ada orang yang menggunakan narkoba dan mati karena over dosis ? Dan saya yakin masih akan ada orang yang meninggal dunia karena over dosis atau menggunakan narkoba. Apakah karena kecanduan atau karena frustasi atau pengaruh pergaulan bebas ? jawabannya BUKAN

Baru baru ini kita lihat di televisi ada anggota DPR yang ketangkap basah KPK menerima uang hasil korupsi dalam jumlah yang sangat besar. Berita ini bukan lah berita yang pertama, karena sebelumnya juga sudah ada anggota legislative yang ketangkap karena kasus korupsi. Ditelevisi juga diberitakan banyak pejabat pemerintah yang pada akhirnya dijebloskan kepenjara karena melakukan tindak pidana korupsi atau kolusi, seperti para pejabat Bank Indonesia . Tetapi saya yakin masih akan ada lagi kasus yang sama pada waktunya akan terungkap, dan terus berulang. Kenapa tetap masih ada dan akan terus ada kasus serupa meskipun pemberitaan di media massa gencar terlihat ? Ada yang mengatakan karena hukumannya ringan atau karena ada kesempatan atau hukum bisa diatur ? jawabannya BUKAN.

Minggu lalu saya bertanya dengan anak-anak pra remaja di gereja saya dalam rangka persiapan ujian akhir bagi anak kelas tiga SMP. Saya tanyakan kepada mereka, “ada ngga yang kepingin nilai ujiannya jelek.” Serentak mereka mengatakan. “tidak.” Lalu saya Tanya kembali,”siapa yang ingin dapat SMA negeri 8 atau SMA negeri 81 ?” mereka serentak menjawa,”mau.” Saya katakan kepada mereka,”untuk mencapai semuanya itu harus dilakukan dengan belajar yang rajin dan serius.” Mereka semua tahu bahwa untuk mendapat nilai bagus harus belajar dengan rajin dan serius, tanpa harus saya kasih tahu. Lalu kenapa pada akhirnya mereka tidak melakukan apa yang mereka tahu, dan membuat keputusan rajin belajar dengan serius ? mereka malah sibuk dengan teman meraka, pergi kesana, janji dengan si anu dan lain sebagainya sehingga apa yang ingin mereka lakukan, yaitu rajin belajar tidak mereka lakukukan. Dan akibatnya, sudah dapat dipastikan nilai jelek, harapan masuk ke SMA negeri 8 hanya sebatas harapan. Lalu kalau di Tanya kenapa jelek, maka jawaban yang mungkin kita dengan adalah, soalnya susah, ngga pernah diajarin; gurunya emang killer susah dapat nilai bagus; ya emang pada jelek semua, rata-rata kelasnya aja jelek. Tetapi apa benar ini jawaban yang sesungguhnya ? jawabannya BUKAN.

Saya ingin mengajukan pertanyaan ini kepada kita semua, adakah dosa yang belum diketahui sebagai dosa sehingga seseorang melakukannya tanpa merasa bahwa itu dosa ? Bisa saya pastikan 99 % tidak ada yang tidak tahu bahwa sesuatu itu dosa. Kenapa saya katakan demikian, contoh ; tidak ada yang tidak tahu bahwa mencuri itu dosa, tidak ada yang tidak tahu bahwa korupsi itu dosa, tidak ada yang tidak tahu bahwa narkoba itu dosa. Tetapi yang ingin saya katakan adalah apa yang kita tahu tentang dosa tidak membuat kita tidak melakukan dosa itu. Jadi apa gunanya pengetahuan kita tentang dosa jika toh kita tetap melakukan dosa itu ? Kita akan mencari jawabnya pada Firman Tuhan yaitu Alkitab kita, yang didalamnya menjelaskan apa yang menjadi pergumulan kita tentang dosa ? kenapa kita masih jatuh dalam dosa ? dan kenapa kita butuh Yesus ?

Paulus dalam kitab Roma mau menjelaskan kenapa semuanya itu harus terjadi, yang pada akhirnya akan membawa kita kepada pengertian kenapa saya butuh Yesus ?

Dalam Roma 7 : 19 – 20 dikatakan demikian ,”Sebab bukan apa yang aku kehendaki yang baik yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat yang aku perbuat. Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku. Firman Tuhan ini mengajarkan kepada kita bahwa dari segi keinginan Paulus mengingini hal yang baik, tetapi dosa yang ada di dalam diri Paulus justru “memaksa” Paulus untuk melakukan hal yang tidak diingininya. Satu hal yang perlu kita pahami bahwa manusia secara natural adalah HAMBA, entah itu hamba dosa atau hamba kebenaran. ( Roma 6 : 15 – 23 ). Sebagai hamba dosa mau atau tidak mau kita menuruti apa yang dikehendaki tuan kita yaitu Dosa. Sebagai contoh, jika kita mempunyai pembantu di rumah, jika dia dalam keadaan yang cape, dia akan tetap menurut walaupun dengan hati kesal apabila disuruh melakukan sesuatu. Tetapi kita tidak bisa menyuruh pembantu tetangga kita untuk melakukan yang kita minta, dia dapat menolaknya, karena dia bukan hamba kita. Itu sebabnya kita perlu dimerdekakan oleh Kristus agar kita tidak lagi menjadi hamba dosa, tetapi menjadi hamba kebenaran.Roma 7 : 24 “Aku manusia celaka ! siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini.” Ayat ini menunjukan bahwa Paulus menyadari dari dirinya sendiri dia tidak mampu melepaskan diri dari pengaruh tubuh maut yang membawa dia untuk senantiasa melakukan dosa. Dan paulus juga menyadari bahwa dia butuh pertolongan yang dapat membebaskan dirinya dari pengaruh tubuh maut, dimerdekakan. Roma 7 : 25, Syukur kepada Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

Kenapa hanya Yesus yang mampu membebaskan kita dari perhambaan dosa dan membawa kita menjadi hamba kebenaran. Roma 8 : 3 – 4 “ sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena Karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus AnakNya sendiri dalam daging yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa. Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum taurat digenapi didalam kita yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. Dari Firman Tuhan ini ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan :

1.sejak Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa manusia secara daging sudah dikuasai dosa dan menjadi hamba dosa. Mau atau tidak mau manusia akan menuruti Tuannya yaitu dosa

2. Yesus datang kedunia ini sebagai manusia yang memiliki daging serupa dengan daging yang dikuasai dosa, hanya Yesus tidak berdosa dan tidak melakukan dosa.

3. Yesus dalam keadaanya sebagai manusia telah menanggung semua tuntutan dosa dengan mati dikayu salib. Yesus yang tidak berdosa telah dijadikan dosa supaya semua tuntutan hukum taurat digenapi didalam diriNya

4. Allah setia dalam FirmanNya bahwa upah dosa adalah maut, itulah sebabnya Yesus harus mengalami maut untuk menanggung dosa manusia.

5. Kebangkitan Yesus dari kemaktian telah membuktikan bahwa dosa tidak lagi berkuasa terhadap kedaginggan. .

6. Kebangkitan Yesus telah memerdekakan manusia yang percaya kepadaNya dari perhambaan dosa menjadi hamba kebenaran.

7.Dengan percaya kepada Yesus dan menerima karunia Roh Kudus yang adalah penolong, setiap orang yang percaya diberikan kemampuan untuk mengatakan TIDAK terhadap dosa.

8. Manusia masih mungkin JATUH dalam dosa karena manusia masih memiliki tubuh daging, tetapi setiap orang yang percaya kepada Yesus tidak boleh lagi HIDUP dalam Dosa.

Itulah sebabnya kenapa saya butuh Yesus ? karena hanya Yesus yang dapat memerdekakan saya dari perhambaan dosa, dan menjadi hamba kebenaran. Hanya Yesus yang dapat menolong saya untuk mengatakan STOP merokok, STOP narkoba, STOP korumpsi dan kolusi, STOP kemalasan, dan STOP DOSA..